an online Instagram web viewer
  • kantong.kata.id

    @kantong.kata.id

Images by kantong.kata.id

Jngan prasangka buruk dulu,mereka hanya ga bisa denger adzan,mereka kan setan☺
Jngan prasangka buruk dulu,mereka hanya ga bisa denger adzan,mereka kan setan☺
Dia bilang "jokowi kacung gw,jokowi gila kalo gw ga salah denger😶😶😶😂
.
.

Nunggu pak pol gerak sambil nunggu bedug..! .
.

#jokowikacunggw
Dia bilang "jokowi kacung gw,jokowi gila kalo gw ga salah denger😶😶😶😂 . . Nunggu pak pol gerak sambil nunggu bedug..! . . #jokowikacunggw 
Kenapa..? developer lippo podomoro sedayu dll tidak mengenal / taat rezim harga satuan pada penjualan property mereka..padahal saat membangun property para developer lippo and the gang fasih dan hafal bebicara rezim harga satuan kepada kontraktor..jawaban gamblang..karena para kartel developer..lippo podomoro dan gengnya sedang dalam acara menjarah negara lewat kredit property..modus baru penjarahan negara (utang swasta) .
.

#bedug
Kenapa..? developer lippo podomoro sedayu dll tidak mengenal / taat rezim harga satuan pada penjualan property mereka..padahal saat membangun property para developer lippo and the gang fasih dan hafal bebicara rezim harga satuan kepada kontraktor..jawaban gamblang..karena para kartel developer..lippo podomoro dan gengnya sedang dalam acara menjarah negara lewat kredit property..modus baru penjarahan negara (utang swasta) . . #bedug 
20 tahun reformasi tidak gagal tetapi di nodai,
benturan kepentingan ekonomi dan kepentingan politik memperebutkan kekuasaan,sumber energi, sumber daya alam dan produksi yang dijadikan aset bisnis atas nama oknum  dan kekayaan bangsa ini dijadikan “bancakan” bagi oknum penyelenggara negara. .
.

Reformasi tidak akan pernah berhenti akan terus berjalan karena setiap era perlu perubahan sesuai zamannya. Jadi, harus mampu beradaptasi dengan segala perubahan,hanya saja perubahannya semakin hancur dan hancur hancur hancur.....! ya bginilah DEMOKRASI SISTEM DAJJAL..! .
.
20 tahun reformasi untuk siapa..? Ketika mahasiswa di hajar di bungkam agar tak bersuara,apa perlu rakyat juga turun ke jalan..? .
.

Masih bangga dengan DEMOKRASI..? Kampret...!
20 tahun reformasi tidak gagal tetapi di nodai, benturan kepentingan ekonomi dan kepentingan politik memperebutkan kekuasaan,sumber energi, sumber daya alam dan produksi yang dijadikan aset bisnis atas nama oknum dan kekayaan bangsa ini dijadikan “bancakan” bagi oknum penyelenggara negara. . . Reformasi tidak akan pernah berhenti akan terus berjalan karena setiap era perlu perubahan sesuai zamannya. Jadi, harus mampu beradaptasi dengan segala perubahan,hanya saja perubahannya semakin hancur dan hancur hancur hancur.....! ya bginilah DEMOKRASI SISTEM DAJJAL..! . . 20 tahun reformasi untuk siapa..? Ketika mahasiswa di hajar di bungkam agar tak bersuara,apa perlu rakyat juga turun ke jalan..? . . Masih bangga dengan DEMOKRASI..? Kampret...!
Dah gitu aja
Dah gitu aja
Follow @pejuangmanis .
.

@pejuangmanis 
@pejuangmanis 
@pejuangmanis .
.

Lgi cari jodoh
Follow @pejuangmanis . . @pejuangmanis @pejuangmanis @pejuangmanis . . Lgi cari jodoh
:
Ketika Kekuasaan TIRANI ORDE BARU
Hidup kembali dan Mahasiswa menjadi TUMBAL,
Maka hanya RAKYAT TANDINGAN-NYA
#Siaplawan
#20TahunREFORMASI-KAMPRET!
: Ketika Kekuasaan TIRANI ORDE BARU Hidup kembali dan Mahasiswa menjadi TUMBAL, Maka hanya RAKYAT TANDINGAN-NYA #Siaplawan  #20TahunREFORMASI -KAMPRET!
.
.
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj mengaku tidak sependapat dengan 200 nama dai atau penceramah yang direkomendasikan Kementerian Agama RI (Kemenag). Menurut Said Aqil seharusnya Kemenag memberikan peringatan agar warga tidak mengundang penceramah yang tidak baik, ia pun mencotohkan Habib Rizieq.
.
"Terus terang saja saya kurang sependapat soal itu, dengan membatasi 200 itu sesungguhnya masih ada ratusan pendakwah lagi yang ceramahnya bagus-bagus, malah sebenarnya yang radikal itu sedikit, sebetulnya kan yang harus ditentukan yang tidak baik itu ini, ini, ini, jangan malah yang baik yang dikeluarkan dari pendakwah umat Islam," kata Said Aqil, di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (20/5/2018)
.
"Yang tidak baik lah yang harus dikeluarkan misalkan Habib Rizieq, misalkan. Saya tidak sependapat intinya (soal 200 nama), harusnya adalah dikeluarkan warning jangan undang jika yang tidak baik berceramah, berdakwah seperti misal Habib Rizieq. Jangan mengorbankan ribuan penceramah yang bagus-bagus. Intinya kurang rapi, kurang jeli, dan kurang tepat lah. Kasih kriteria lah jangan undang misal yang masih mengkritik Pancasila, saat dakwah ngomong kotor, misuh misuh, caci maki, memfitnah, menghasut, provokasi, ujaran kebencian," ucap Said Aqil.

Apakah Bapak Aqil lupa kalau dia paling sering membuat hasutan dan kebencian. Terkadang dengan umpatan 'Goblok'. Memfitnah Aksi 212 pesertanya bayaran. Mengulang-ulang fatwa kalau sholat jumat di Monas tidak sah. Memfitnah UBN mengirim dana untuk teroris? .
.
.  #regrann  @indonesiabertauhidid
. . Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj mengaku tidak sependapat dengan 200 nama dai atau penceramah yang direkomendasikan Kementerian Agama RI (Kemenag). Menurut Said Aqil seharusnya Kemenag memberikan peringatan agar warga tidak mengundang penceramah yang tidak baik, ia pun mencotohkan Habib Rizieq. . "Terus terang saja saya kurang sependapat soal itu, dengan membatasi 200 itu sesungguhnya masih ada ratusan pendakwah lagi yang ceramahnya bagus-bagus, malah sebenarnya yang radikal itu sedikit, sebetulnya kan yang harus ditentukan yang tidak baik itu ini, ini, ini, jangan malah yang baik yang dikeluarkan dari pendakwah umat Islam," kata Said Aqil, di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (20/5/2018) . "Yang tidak baik lah yang harus dikeluarkan misalkan Habib Rizieq, misalkan. Saya tidak sependapat intinya (soal 200 nama), harusnya adalah dikeluarkan warning jangan undang jika yang tidak baik berceramah, berdakwah seperti misal Habib Rizieq. Jangan mengorbankan ribuan penceramah yang bagus-bagus. Intinya kurang rapi, kurang jeli, dan kurang tepat lah. Kasih kriteria lah jangan undang misal yang masih mengkritik Pancasila, saat dakwah ngomong kotor, misuh misuh, caci maki, memfitnah, menghasut, provokasi, ujaran kebencian," ucap Said Aqil. Apakah Bapak Aqil lupa kalau dia paling sering membuat hasutan dan kebencian. Terkadang dengan umpatan 'Goblok'. Memfitnah Aksi 212 pesertanya bayaran. Mengulang-ulang fatwa kalau sholat jumat di Monas tidak sah. Memfitnah UBN mengirim dana untuk teroris? . . . #regrann  @indonesiabertauhidid
Regrann from @ardiankobe313 -  Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan  kesanggupannya .
.
.
@ustadzadihidayat .
Selamat menunaikan ibadah puasa .
.
Aaamiiin

Semoga BermanfaAt Untuk Pengetahuan Anda. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
#teladanrasul
#beraniberhijrah 
#ayoberhijrah 
#islamupdate 
#kajianislam 
#pemudahijrah 
#pejuanghijrah
#istiqomah
#surgaallah
#hijrah
#yukhijrah
#shift
#celotehmuslim
#tadabburdaily
#shareyuk
#cintaAllah
#ISTIGHFAR
#kembalishalihah
#videokajian
#Motivasihidup
#ilmu
#renungan
#dakwahislam - #regrann
Regrann from @ardiankobe313 - Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya . . . @ustadzadihidayat . Selamat menunaikan ibadah puasa . . Aaamiiin Semoga BermanfaAt Untuk Pengetahuan Anda. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ #teladanrasul  #beraniberhijrah  #ayoberhijrah  #islamupdate  #kajianislam  #pemudahijrah  #pejuanghijrah  #istiqomah  #surgaallah  #hijrah  #yukhijrah  #shift  #celotehmuslim  #tadabburdaily  #shareyuk  #cintaAllah  #ISTIGHFAR  #kembalishalihah  #videokajian  #Motivasihidup  #ilmu  #renungan  #dakwahislam  - #regrann 
Yang menanam tidak mesti menuai .
.
.
Coba saja liat Gerakan buruh dalam tajuk bincang reformasi hampir selalu berada dipinggir. Padahal peranan kaum buruh menjelang peristiwa "kuda tuli" yang merenggut banyak korban ielas dan terang buruh buruh sangat besat peranannya
.
.

Nyatanya...!Upah buruh masih murah, outsourching makin marak, serikat buruh berhasil dibelah-belah, kesempatan kerja makin sempit bahkan pemerintah membiarkan TKA (tenaga kerja asing) merak masuk lewat berbagai pintu, sementara lapangan kerja tidak mampu disediakan oleh pemerintah. Padahal waktu kampanye dulu Jokowi janji mau ciptakan 10 juta lapangan kerja di Indonesia. .
.

Kenangan masa lalu memang akan tetasa sangat pahit manakala diakhiri dengan pengkhianatan .
.

Jadi siapa yg meresakan 20 tahun reformasi..?
Yang menanam tidak mesti menuai . . . Coba saja liat Gerakan buruh dalam tajuk bincang reformasi hampir selalu berada dipinggir. Padahal peranan kaum buruh menjelang peristiwa "kuda tuli" yang merenggut banyak korban ielas dan terang buruh buruh sangat besat peranannya . . Nyatanya...!Upah buruh masih murah, outsourching makin marak, serikat buruh berhasil dibelah-belah, kesempatan kerja makin sempit bahkan pemerintah membiarkan TKA (tenaga kerja asing) merak masuk lewat berbagai pintu, sementara lapangan kerja tidak mampu disediakan oleh pemerintah. Padahal waktu kampanye dulu Jokowi janji mau ciptakan 10 juta lapangan kerja di Indonesia. . . Kenangan masa lalu memang akan tetasa sangat pahit manakala diakhiri dengan pengkhianatan . . Jadi siapa yg meresakan 20 tahun reformasi..?
Enakya lepas tangan..?
.
.
.

rasiSultra.com, Kendari – Aksi demonstrasi Forum Komunikasi Mahasiswa (Forkom) Universitas Haluoleo terkait TKA (Tenaga Kerja Asing) ilegal yang ada di Sulawesi Tenggara. Mereka menuntut pihak Imigrasi untuk mengupas tuntas TKA ilegal yang dipekerjakan di Perusahaan Tambang Morosi yang ada di Sulawesi Tenggara khususnya yang dikelola pada Perusahaan Virtu Dragon di Konawe.

TKA ilegal yang disinyalir tersistematis dan terstruktur dilakukan oleh oknum pemerintah, perusahaan, dan pihak keamanan. Banyaknya permasalahan-permasalahan dugaan TKA ilegal yang dipekerjakan di perusahaan-perusahaan itu tidak memiliki izin kerja. Dari beberapa data yang dihimpun, salah satunya dari Ombdusman Republik Indonesia (ORI) ternyata ada sekitar 8000-an TKA ilegal yang saat ini bekerja tanpa izin di Perusahaan Virtu Dragon.

Komitmen ini coba ditegaskan oleh Jenderal Lapangan aksi demonstrasi Forkom UHO, Laode Muhammad  Tandowuna yang menyatakan “yang menjadi tuntutan kami yaitu meminta komitmen dan konsistensi dari pihak Imigrasi Kelas I Kendari harus menunjukkan data real TKA yang masuk di Sulawesi Tenggara sebagai trasnparasi dalam menjalankan tugasnya, serta pihak Kepolisian Sulawesi Tenggara sebagai penegak hukum harus profesional dalam menjalankan tugasnya khususnya dalam menindaki TKA ilegal dan pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara harus memproses secara hukum pihak perusahaan yang mempekerjakan TKA ilegal pada Perusahaan Virtu Dragon dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang tidak memenuhi syarat administratif yang telah ditentukan”. Ia juga menyatakan bahwa pihaknya (Forkom UHO) telah terlebih dahulu diajak untuk tidak melakukan aksi tersebut “Kami telah ditemui oleh seseorang yang meminta kami untuk tidak melakukan aksi hari ini, dengan alasan bahwa Komisi III DPR RI, akan berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas I Kendari” ujarnya.
Enakya lepas tangan..? . . . rasiSultra.com, Kendari – Aksi demonstrasi Forum Komunikasi Mahasiswa (Forkom) Universitas Haluoleo terkait TKA (Tenaga Kerja Asing) ilegal yang ada di Sulawesi Tenggara. Mereka menuntut pihak Imigrasi untuk mengupas tuntas TKA ilegal yang dipekerjakan di Perusahaan Tambang Morosi yang ada di Sulawesi Tenggara khususnya yang dikelola pada Perusahaan Virtu Dragon di Konawe. TKA ilegal yang disinyalir tersistematis dan terstruktur dilakukan oleh oknum pemerintah, perusahaan, dan pihak keamanan. Banyaknya permasalahan-permasalahan dugaan TKA ilegal yang dipekerjakan di perusahaan-perusahaan itu tidak memiliki izin kerja. Dari beberapa data yang dihimpun, salah satunya dari Ombdusman Republik Indonesia (ORI) ternyata ada sekitar 8000-an TKA ilegal yang saat ini bekerja tanpa izin di Perusahaan Virtu Dragon. Komitmen ini coba ditegaskan oleh Jenderal Lapangan aksi demonstrasi Forkom UHO, Laode Muhammad  Tandowuna yang menyatakan “yang menjadi tuntutan kami yaitu meminta komitmen dan konsistensi dari pihak Imigrasi Kelas I Kendari harus menunjukkan data real TKA yang masuk di Sulawesi Tenggara sebagai trasnparasi dalam menjalankan tugasnya, serta pihak Kepolisian Sulawesi Tenggara sebagai penegak hukum harus profesional dalam menjalankan tugasnya khususnya dalam menindaki TKA ilegal dan pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara harus memproses secara hukum pihak perusahaan yang mempekerjakan TKA ilegal pada Perusahaan Virtu Dragon dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang tidak memenuhi syarat administratif yang telah ditentukan”. Ia juga menyatakan bahwa pihaknya (Forkom UHO) telah terlebih dahulu diajak untuk tidak melakukan aksi tersebut “Kami telah ditemui oleh seseorang yang meminta kami untuk tidak melakukan aksi hari ini, dengan alasan bahwa Komisi III DPR RI, akan berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas I Kendari” ujarnya.
Kemarin sekarang lagi dan lagi AlQur'an dijadikan barang bukti terorisme padahal dari dulu MUI sudah mengecam jangan jadikan AlQur'an barang bukti terorisme, tapi kemarin driver ojol yang ditangkap membawa AlQur'an dijadikan barang bukti
inalillahi dimanakah letak pemerintah saat ini? 
Yang saat ini harusnya bisa mendamaikan situasi
.
.
.
.
.
🎥 @forum_umat
Kemarin sekarang lagi dan lagi AlQur'an dijadikan barang bukti terorisme padahal dari dulu MUI sudah mengecam jangan jadikan AlQur'an barang bukti terorisme, tapi kemarin driver ojol yang ditangkap membawa AlQur'an dijadikan barang bukti inalillahi dimanakah letak pemerintah saat ini? Yang saat ini harusnya bisa mendamaikan situasi . . . . . 🎥 @forum_umat
Pantau aja sambil nunggu bedug..!
.
.

Jakarta – Panjinasional.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap karyawan PT Citra Gading Asritama (CGA) Joko Widodo dan pemilik PT CGA, Ichsan Suaidi.
Keduanya diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis, Riau.
“Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MNS (Muhammad Nasir),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (18/5). Sebelumnya, KPK menetapkan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau tahun 2013-2015.
Mereka adalah Kadis PU Kabupaten Bengkalis tahun 2013-2015 selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. “Sejalan dengan peningkatan penanganan perkara tersebut, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu MNS dan HOS,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Merdeka dan dilansir beritaplatmerah.com Jumat lalu (11/5). Keduanya diduga secara sah telah melawan hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dalam proyek jalan di Bengkalis.
“Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 80 miliar,” jelas Febri.

KPK menyangka keduanya dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (Hono).
Pantau aja sambil nunggu bedug..! . . Jakarta – Panjinasional. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap karyawan PT Citra Gading Asritama (CGA) Joko Widodo dan pemilik PT CGA, Ichsan Suaidi. Keduanya diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis, Riau. “Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MNS (Muhammad Nasir),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (18/5). Sebelumnya, KPK menetapkan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau tahun 2013-2015. Mereka adalah Kadis PU Kabupaten Bengkalis tahun 2013-2015 selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. “Sejalan dengan peningkatan penanganan perkara tersebut, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu MNS dan HOS,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Merdeka dan dilansir beritaplatmerah.com Jumat lalu (11/5). Keduanya diduga secara sah telah melawan hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dalam proyek jalan di Bengkalis. “Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 80 miliar,” jelas Febri. KPK menyangka keduanya dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (Hono).
Follow abang gw @ardiankobe313 
@ardiankobe313 
@ardiankobe313 
@ardiankobe313
Follow abang gw @ardiankobe313 @ardiankobe313 @ardiankobe313 @ardiankobe313
Go Follow @princess_nissa_ .
.
.

@princess_nissa_ 
@princess_nissa_ 
@princess_nissa_
Go Follow @princess_nissa_ . . . @princess_nissa_ @princess_nissa_ @princess_nissa_
Heran sama orang ini..! .
.

DILIRBOYO SAS HINA HABAIB YAMAN ...
.
.
#ulamasuu 🎥 : @anak_kambing_owi_
Heran sama orang ini..! . . DILIRBOYO SAS HINA HABAIB YAMAN ... . . #ulamasuu  🎥 : @anak_kambing_owi_
Sebenarnya apa tujuanmu..?
.
.

Kalau berpolitik suka membuat polemik,geraknya penuh intrik,argumennya tidak terdidik,suasana tenang di buat panik,dan sudah pasti anti kritik
.
.

Pada sisi lain, politiknya selalu beragenda setting. Ada tujuan yang disembunyikan dari wajah politik yang dipertontonkan kepada publik.Antara hati dan apa yang diomongkan serta tindakan berbeda. Dengan kata lain, karakternya tak jelas sehingga menimbulkan perasaan waswas. .
.

Ini cuma contoh dari beberapa pernyataan yang ga nyambung "nganunya,saya gak tau" .
.

#2019gantipresiden
Sebenarnya apa tujuanmu..? . . Kalau berpolitik suka membuat polemik,geraknya penuh intrik,argumennya tidak terdidik,suasana tenang di buat panik,dan sudah pasti anti kritik . . Pada sisi lain, politiknya selalu beragenda setting. Ada tujuan yang disembunyikan dari wajah politik yang dipertontonkan kepada publik.Antara hati dan apa yang diomongkan serta tindakan berbeda. Dengan kata lain, karakternya tak jelas sehingga menimbulkan perasaan waswas. . . Ini cuma contoh dari beberapa pernyataan yang ga nyambung "nganunya,saya gak tau" . . #2019gantipresiden